Manado — Kunjungan kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Sulawesi Utara menghadirkan lintas institusi dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Inspeksi mendadak ke kebun bibit kelapa di Desa I Raya Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengawasan standar kualitas bibit yang didistribusikan ke petani.
Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip menekankan bahwa tugas Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) bukan sekadar pertahanan militer. "Dirinya adalah bagian dari jajaran kewilayahan TNI yang bertanggung jawab atas pengamanan program pemerintah di wilayahnya, termasuk memastikan bibit kelapa yang didistribusikan sesuai dengan standar kualitas dan kuantitas yang ditetapkan Kementerian Pertanian," ujarnya.
Pendampingan Danrem 131/Santiago mencerminkan kolaborasi strategis antara institusi militer dan sipil dalam misi ketahanan pangan. Kehadiran TNI dalam pengawasan distribusi benih kelapa menunjukkan bahwa program pemerintah melibatkan berbagai stakeholder untuk memastikan efektivitas eksekusi lapangan.
Kunjungan Mentan RI dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, Wali Kota Manado Andrei Angouw, dan jajaran kepala dinas terkait. Hadirnya kepala dinas pertanian dan peternakan Provinsi Sulut Wilhelmina Nova Pangemanan menunjukkan fokus pada aspek teknis pelaksanaan program di tingkat daerah.
Turut serta dalam inspeksi adalah Tim Penyuluh dan berbagai komponen sipil lainnya, menciptakan ekosistem koordinasi yang melibatkan militer, pemerintah daerah, dan tim teknis lapangan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.
Pengawasan langsung terhadap kualitas bibit kelapa menjadi kunci dalam peningkatan produktivitas sektor pertanian Sulawesi Utara. Dengan partisipasi TNI dalam pengamanan distribusi benih, diharapkan bibit yang sampai ke tangan petani memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan komunitas pertani lokal.
Kunjungan ini juga memperkuat pesan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas nasional yang melibatkan koordinasi lintas sektor, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.