Pencarian

Hari Buruh di Manado, Gubernur Yulius Selvanus Perkuat Sinergi Industri-Pekerja

Selasa, 05 Mei 2026 • 11:44:01 WIB
Hari Buruh di Manado, Gubernur Yulius Selvanus Perkuat Sinergi Industri-Pekerja
Gubernur Sulut Yulius Selvanus berdialog langsung dengan perwakilan serikat buruh di Taman Kesatuan Bangsa, Manado.

MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dengan pendekatan dialogis di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Kota Manado. Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay hadir langsung menemui massa buruh untuk mendengarkan aspirasi dari berbagai serikat pekerja di Bumi Nyiur Melambai.

Peringatan tahun ini mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja". Pemprov Sulut menekankan bahwa hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan buruh menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Komitmen Lindungi Hak Pekerja di Bumi Nyiur Melambai

Gubernur Yulius Selvanus menyatakan pemerintah daerah tidak akan lepas tangan terhadap nasib para pekerja. Menurutnya, pertumbuhan industri yang pesat di Sulawesi Utara harus berbanding lurus dengan peningkatan taraf hidup mereka yang bekerja di lapangan.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus melindungi hak-hak pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan industri. Kolaborasi adalah kunci agar kesejahteraan buruh dapat berjalan seiring dengan kemajuan ekonomi,” ujar Gubernur Yulius di hadapan perwakilan serikat buruh.

Ia menegaskan visi besar pembangunan daerah harus menempatkan rakyat sebagai penerima manfaat utama. Kekayaan alam Sulawesi Utara perlu dikelola sedemikian rupa agar motor penggerak pembangunan, yakni para buruh, mendapatkan hak yang layak dan perlindungan hukum yang kuat.

Sinkronisasi Kebijakan dengan Arahan Presiden Prabowo Subianto

Langkah taktis yang diambil Pemprov Sulut ini diklaim selaras dengan garis kebijakan pemerintah pusat. Gubernur menyebut arahan Presiden RI Prabowo Subianto sudah sangat jelas mengenai posisi negara terhadap kaum buruh.

Presiden sebelumnya menekankan bahwa negara wajib hadir sebagai pelindung dan pengayom bagi pekerja. Kesejahteraan buruh dipandang sebagai fondasi utama yang memperkokoh ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Dialog di TKB Manado tersebut berlangsung kondusif. Meski diwarnai penyampaian aspirasi yang kritis, suasana kekeluargaan tetap terjaga. Para pimpinan serikat buruh sektor industri memanfaatkan ruang ini untuk berbicara langsung mengenai kendala di lapangan kepada jajaran pimpinan provinsi.

Melalui penguatan komitmen tripartit ini, Pemprov Sulut berharap iklim investasi di Sulawesi Utara tetap sehat dan kompetitif. Pemerintah daerah menargetkan terciptanya hubungan industrial yang minim konflik guna memastikan roda ekonomi terus berputar tanpa mengabaikan hak-hak dasar tenaga kerja.

Bagikan
Sumber: komentar.co

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks