KOTAMOBAGU — Persoalan keamanan lingkungan dan kenyamanan fasilitas publik menjadi sorotan utama dalam dialog antara kepolisian dengan warga di Pasar Tradisional Genggulang. Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto turun langsung menemui pedagang dan pengunjung untuk menyerap aspirasi yang selama ini mengendap di tingkat bawah.
Kegiatan yang dikemas dalam tajuk SABARMAS ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial. Dalam suasana santai di area pasar, jajaran Polres Kotamobagu menerima berbagai laporan krusial yang dinilai warga mulai mengganggu aktivitas ekonomi di salah satu pusat perdagangan Kotamobagu Utara tersebut.
Sejumlah warga dan pedagang secara terbuka menyampaikan keresahan mereka kepada Kapolres. Setidaknya ada tiga poin utama yang menjadi keluhan, yakni peredaran minuman keras (miras), penggunaan knalpot bising yang memicu polusi suara, hingga manajemen sampah di pasar.
Penumpukan sampah di area pasar dianggap menjadi masalah serius karena mengganggu kenyamanan transaksi jual beli. Warga berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang agar kondisi pasar tetap bersih dan kondusif bagi pedagang maupun pembeli.
Menanggapi laporan tersebut, AKBP Irwanto menegaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah taktis. Polres Kotamobagu akan meningkatkan frekuensi patroli rutin, terutama di wilayah-wilayah pinggiran yang selama ini disinyalir menjadi titik rawan gangguan kamtibmas.
“Kami menekankan pentingnya konsep ‘tiga jaga’, yaitu menjaga diri, keluarga, dan lingkungan. Keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama,” ujar AKBP Irwanto di sela-sela dialog bersama warga.
Selain penindakan terhadap knalpot bising dan miras melalui operasi penertiban, Kapolres berjanji akan menjalin komunikasi lintas sektoral. Persoalan infrastruktur dan pengelolaan sampah yang dikeluhkan warga akan dikoordinasikan langsung dengan Pemerintah Kota Kotamobagu agar mendapatkan solusi permanen.
Lurah Genggulang, Sulta H. Manoppo, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan pihak kepolisian. Menurutnya, kehadiran pejabat utama Polres di tengah pasar memberikan rasa aman sekaligus ruang bagi warga untuk berbicara jujur mengenai kondisi lapangan.
Sulta berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan elemen masyarakat terus terjaga. Kerja sama ini dianggap vital untuk memastikan wilayah Genggulang tetap aman dan kondusif di tengah dinamika aktivitas masyarakat yang tinggi.
Dalam agenda SABARMAS kali ini, Kapolres turut didampingi Kasat Binmas AKP Edy Haryanto beserta jajaran personel Polres Kotamobagu lainnya. Dialog interaktif ini diharapkan menjadi pemutus sumbat komunikasi antara aparat penegak hukum dengan masyarakat akar rumput.