MELONGUANE — Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,1 menggetarkan wilayah Melonguane, Sulawesi Utara, Senin (4/5/2026) siang. BMKG mencatat peristiwa ini terjadi tepat pada pukul 13:09:28 WIB dengan titik koordinat di 13.61 Lintang Utara (LU) dan 125.92 Bujur Timur (BT).
Berdasarkan rilis resmi BMKG, pusat gempa terpantau berada cukup jauh dari daratan, yakni sekitar 1.071 kilometer arah barat laut Melonguane. Meski memiliki kekuatan yang cukup besar, pusat gempa yang berada di kedalaman 71 kilometer ini dikategorikan sebagai gempa bumi menengah.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Lokasi episenter yang berada jauh di perairan terbuka membuat intensitas guncangan yang dirasakan di daratan Sulawesi Utara memerlukan verifikasi lebih lanjut melalui sensor seismik di lapangan.
Pihak BMKG melalui akun resminya menekankan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan untuk peringatan dini bagi masyarakat. Akurasi data bisa saja berubah seiring dengan masuknya data tambahan dari berbagai stasiun geofisika di wilayah Indonesia Tengah dan Utara.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam keterangan resminya yang dikutip dari akun X @infoBMKG.
Masyarakat di wilayah Kepulauan Talaud dan sekitarnya diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG atau pihak berwenang setempat seperti BPBD untuk memantau potensi gempa susulan atau dampak lainnya.