Manado — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) menggelar pelatihan perpajakan untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di Sulawesi Utara. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, ini bertujuan meningkatkan literasi perpajakan dan memastikan UMKM dapat memenuhi kewajiban administrasi negara secara digital dengan lebih mudah dan transparan.
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun menerangkan bahwa pelatihan mencakup aktivasi dan Kode Otorisasi (KO) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk membekali para pengusaha kecil. "Kami ingin UMKM binaan PLN benar-benar naik kelas. Salah satu syarat mutlak menjadi perusahaan yang profesional adalah ketaatan dan tertib administrasi perpajakan," ujarnya.
Pendekatan holistik PLN tidak hanya fokus pada permodalan dan pemasaran, melainkan juga penguasaan administrasi hukum dan pajak. Bangun menjelaskan bahwa jika administrasi tertata rapi, akses terhadap pengembangan bisnis akan terbuka lebih lebar, menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan berkontribusi pada perekonomian daerah.
PLN menghadirkan narasumber ahli dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Materi pelatihan difokuskan pada pemanfaatan teknologi terkini melalui aplikasi Cortex, sebuah sistem perpajakan terintegrasi, serta tata cara pengaktifan Kode Otorisasi untuk pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
Selain edukasi perpajakan, PLN memperkenalkan solusi digital untuk mendukung operasional bisnis UMKM melalui sosialisasi produk layanan ICONPLUS (ICONNET). Layanan internet broadband ini diharapkan menjadi infrastruktur utama bagi UMKM dalam melakukan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar mereka.
PLN memfasilitasi para pelaku usaha agar mampu mengelola pelaporan pajak secara mandiri melalui aplikasi digital. Manager Komunikasi PT PLN UID Suluttenggo Noven Koropit menekankan komitmen perusahaan untuk terus memantau perkembangan UMKM pasca-pelatihan ini guna memastikan setiap mitra binaan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara efektif.
Kolaborasi strategis dengan DJP menunjukkan upaya PLN membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Program ini diharapkan menciptakan generasi UMKM yang tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga patuh pada peraturan perpajakan dan mampu berkompetisi di pasar modern yang menuntut transparansi administratif.