Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, menandai peluncuran TIFF 2026 dengan melakukan prosesi hand scan bersama jajaran Forkopimda dan Dinas Pariwisata Sulawesi Utara. Simbolisasi ini menjadi awal dimulainya seluruh persiapan teknis menuju festival bunga yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 12 Agustus 2026 mendatang.
Sendy menegaskan bahwa TIFF bukan sekadar seremoni keindahan bunga, melainkan instrumen vital penggerak ekonomi dan diplomasi budaya. Sejak dirintis pada 2008, festival ini telah memposisikan Tomohon sebagai salah satu destinasi wisata bunga utama di tingkat Asia.
Jadwal Puncak Acara dan Tema Collaboration of Spirit
TIFF 2026 mengusung tema "Collaboration of Spirit" yang menekankan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, hingga komunitas diaspora Kawanua. Puncak acara berupa Tournament of Flowers dan Tomohon Flower Carnival dipastikan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di sepanjang jalur utama pusat Kota Tomohon.
Selain parade kendaraan hias yang menjadi daya tarik utama, panitia menyiapkan Tourism, Trade, Investment, and Floriculture Expo. Agenda ini dirancang sebagai ruang strategis bagi UMKM dan BUMN untuk mempromosikan produk unggulan serta membuka peluang investasi baru di sektor florikultura.
"TIFF 2026 telah ditetapkan Kementerian Pariwisata RI sebagai bagian dari 125 Karisma Event Nusantara. Pengakuan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing festival di tingkat internasional," ujar Sendy G. A. Rumajar dalam sambutannya.
Target 400 Ribu Wisatawan dan Tren Positif Kunjungan
Pemerintah Kota Tomohon mematok target ambisius dengan mendatangkan 400.000 wisatawan selama rangkaian festival. Angka ini didasarkan pada tren kenaikan kunjungan wisatawan di Sulawesi Utara yang menunjukkan grafik positif pada awal tahun 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, dr. Kartika Devi Tanos, MARS, mengungkapkan adanya lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 25 persen pada Maret lalu. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara juga tumbuh signifikan sekitar 23 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
“Pekerjaan rumah kita adalah bagaimana Sulawesi Utara terus menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional. Penyelenggaraan TIFF sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata,” kata Kartika.
Dorong Inovasi Pengrajin Bunga dan Seniman Lokal
Wakil Wali Kota juga mengimbau agar seluruh perangkat daerah dan mitra terkait bekerja dengan kreativitas tinggi dalam mempersiapkan teknis di lapangan. Para pengrajin bunga dan seniman lokal diminta memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada dunia.
“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dan berinovasi. Mari kita jadikan TIFF 2026 sebagai momentum kebangkitan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” pungkasnya.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, Ketua DPRD Tomohon Ferdinand Mono Turang, serta perwakilan dari Kodim 1302/Minahasa dan Kejaksaan Negeri Tomohon.