SULAWESI UTARA — Nama Lucas Herrington kini menjadi perbincangan hangat di Eropa. Media Spanyol, Sport, melaporkan bahwa Barcelona sudah memantau pergerakannya sejak beberapa bulan terakhir. Penampilan apik sang bek bersama Australia di Piala Dunia 2026 menjadi faktor penentu bagi Blaugrana untuk mengambil langkah konkret.
Herrington tercatat tampil dalam dua pertandingan di putaran final Piala Dunia 2026. Ia bermain penuh 90 menit saat Australia menghadapi Paraguay di laga pamungkas fase grup. Ia kemudian kembali dipercaya bermain selama 120 menit ketika Australia berhadapan dengan Mesir di babak 32 besar.
Keberanian pelatih memercayakan Herrington sebagai algojo terakhir dalam adu penalti melawan Mesir justru berakhir pilu. Eksekusinya gagal, membuat Australia harus angkat koper dari turnamen lebih awal. Meski demikian, momen itu justru memperlihatkan mentalitas pemain muda ini di panggung sebesar Piala Dunia.
Herrington memulai karier juniornya di Taringa Rovers, sebelum pindah ke Toowong dan Brisbane City. Langkah besarnya terjadi saat bergabung dengan Brisbane Roar, di mana ia mencatatkan 29 penampilan. Pada Januari 2026, ia memutuskan pindah ke klub MLS, Colorado Rapids.
Dengan tinggi 193 cm dan baru genap berusia 18 tahun, Herrington dinilai memiliki postur ideal sebagai bek tengah modern. Kemampuan membaca permainan, kekuatan dalam duel udara, serta ketenangan saat membangun serangan dari belakang menjadi nilai jual utamanya.
Nama Herrington sebelumnya juga dikaitkan dengan Liverpool. Klub asal Inggris itu dikabarkan menjadi salah satu peminat pertama setelah penampilannya di Australia. Namun, laporan dari Sport menyebut Barcelona yang lebih dulu bergerak melakukan pendekatan resmi pada bursa transfer musim panas ini.
Kini dengan koleksi enam caps bersama Socceroos, Herrington diyakini akan menjadi investasi jangka panjang bagi lini pertahanan Barcelona. Keputusan final masih menunggu negosiasi antara kedua klub dalam beberapa pekan ke depan.