KOTAMOBAGU — Ketua DPW PKB Sulawesi Utara Yusra Alhabsyi melantik langsung kepengurusan DPC PKB Kotamobagu di Ballroom Hotel Sutan Raja. Yusra yang juga menjabat Bupati Bolaang Mongondow memimpin prosesi pelantikan tersebut.
Struktur kepengurusan periode 2026-2031 berjumlah 37 orang, terbagi dalam Dewan Syura dan Dewan Tanfidz. Saidin Mokoginta dipercaya memimpin Dewan Syura, didampingi Widdy Mokoginta dan Sulastri Paputungan sebagai wakil ketua.
Weny Gaib memimpin Dewan Tanfidz yang beranggotakan 28 orang. Ia didampingi Arman Mokoginta sebagai sekretaris dan Aisya Christine Bibisa sebagai bendahara.
Struktur Dewan Tanfidz diperkuat 11 wakil ketua, 11 wakil sekretaris, serta tiga wakil bendahara. Komposisi itu memperlihatkan keterwakilan perempuan: 10 dari 28 pengurus Dewan Tanfidz adalah perempuan, atau sekitar 36 persen.
Pembentukan kepengurusan baru merupakan kelanjutan penataan organisasi yang dimulai beberapa bulan sebelumnya. Pada 18 Juni 2026, Weny Gaib memimpin rapat perdana bersama jajaran calon pengurus DPC PKB Kotamobagu.
Pertemuan tersebut membahas penyempurnaan struktur organisasi, konsolidasi kader, hingga persiapan pelantikan. Setelah resmi dilantik, kepengurusan dituntut menerjemahkan susunan organisasi menjadi program kerja yang konkret dan terukur.
Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi salah satu agenda utama kepengurusan baru. Langkah itu diperlukan untuk memperluas jangkauan organisasi sekaligus menjaga komunikasi antara pengurus, kader, dan masyarakat.
Kaderisasi dan penataan struktur disebut menjadi pekerjaan penting yang menanti kepengurusan baru. Penguatan koordinasi di semua tingkatan menjadi syarat agar mesin organisasi berjalan efektif selama lima tahun ke depan.
Kepemimpinan Weny Gaib menjadi perhatian karena ia mengemban dua tanggung jawab sekaligus: Wali Kota Kotamobagu dan Ketua DPC PKB Kotamobagu. Kedua posisi memiliki fungsi, tugas, dan kewenangan masing-masing yang harus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan masa bakti hingga 2031, kepengurusan baru PKB Kotamobagu memasuki fase pembuktian. Konsolidasi, kaderisasi, dan penguatan struktur akan menjadi tolok ukur sejauh mana kepemimpinan Weny Gaib mampu membawa PKB semakin solid dan berakar di tengah masyarakat.