MANADO — Mandat pembentukan JMSI Sulawesi Utara diterima Hendra Jacob dengan prioritas merangkul seluruh perusahaan media siber, bukan hanya kalangan pengurus. Konsolidasi akan dimulai dari pemilik perusahaan media, pimpinan redaksi, hingga pengelola media digital di provinsi itu. Hendra menyebut organisasi ini harus hadir sebagai rumah bersama bagi industri pers lokal.
Penyerahan mandat oleh Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa menjadi landasan kerja Hendra untuk menyiapkan struktur kepengurusan daerah. Prosesnya diawali komunikasi dengan para pemilik media siber dan pimpinan redaksi. Targetnya, kepengurusan terbentuk secara inklusif dengan melibatkan berbagai elemen perusahaan pers.
Cakupan wilayahnya mencakup 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Jaringan antarmedia menjadi salah satu fokus awal agar organisasi tidak berdiri sebagai struktur formal tanpa fungsi nyata di lapangan.
Hendra menilai wartawan merupakan ujung tombak perusahaan pers karena bekerja di lapangan, mencari fakta, dan melakukan verifikasi sebelum informasi sampai ke publik. Profesionalisme wartawan, menurutnya, harus berjalan seiring perlindungan, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.
Persoalan itu muncul di tengah persaingan industri digital yang makin ketat. Perusahaan media lokal menghadapi tekanan manajemen, keberlanjutan usaha, dan kualitas sumber daya manusia sekaligus. JMSI Sulawesi Utara diharapkan menjadi wadah memperjuangkan kepentingan perusahaan media sekaligus mendorong perhatian lebih besar pada nasib pekerja pers.
Selain memperkuat jaringan, organisasi ini direncanakan menghadirkan program pendidikan dan pelatihan jurnalistik. Peningkatan kapasitas pengelolaan perusahaan pers juga masuk agenda, bersama pembangunan sinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, dan pemangku kepentingan lain.
Hendra berharap tidak ada sekat antara sesama pengelola media maupun wartawan. Menurutnya, tantangan dunia pers ke depan membutuhkan solidaritas dan kolaborasi, bukan kerja sendiri-sendiri.
Bagi Hendra, kemajuan dunia pers tidak cukup diukur dari banyaknya media yang bermunculan. Kualitas pemberitaan, kesehatan perusahaan pers, dan sejauh mana wartawan memperoleh perhatian serta penghargaan atas profesinya menjadi ukuran yang lebih penting.
Mandat dari pengurus pusat kini berada di tangannya. Tahap berikutnya adalah menyatukan visi dan membuktikan kehadiran JMSI Sulawesi Utara memberi kontribusi bagi kemajuan pers dan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.