SULAWESI UTARA — BYD resmi memulai ekspedisi Marco Polo Drive pada akhir pekan lalu dengan upacara peluncuran di Palazzo Orsini Taverna, Roma. Rute perjalanan sejauh 9.300 mil atau sekitar 15.000 km ini menelusuri jalur yang pernah dilalui penjelajah Marco Polo lebih dari 750 tahun lalu. Target waktu tempuh yang dibidik adalah 43 hari.
BYD tidak mengandalkan test driver internal untuk misi ini. Perusahaan menggandeng Patrick Zhong, Founding Manager M31 Capital, dan Professor Jeffrey Sachs, Direktur Center for Sustainable Development yang juga ekonom terkemuka dunia. Keduanya akan bergantian mengemudikan Denza Z9 GT sepanjang perjalanan.
Stella Li, Executive Vice President BYD, menyatakan dalam seremoni pemberangkatan bahwa ekspedisi ini adalah simbol konektivitas global. "Marco Polo membawa budaya Eropa ke Asia dan kembali dengan sutra, teh, serta cerita dari timur. Kini, Profesor Sachs dan Patrick bisa mengemudikan mobil listrik dari Eropa ke Asia," ujarnya.
Salah satu andalan utama Denza Z9 GT adalah sistem Flash Charging terbaru BYD. Klaim pabrikan, pengisian daya dari 10 persen ke 70 persen hanya butuh lima menit. Untuk pengisian penuh dari 10 persen ke 97 persen, waktu yang diperlukan cuma sembilan menit — setara dengan waktu mengisi bensin di SPBU.
BYD juga memanfaatkan momen ini untuk meresmikan stasiun Flash Charging pertama di Italia. Rencananya, perusahaan akan menggelar 3.000 unit pengisi daya cepat di seluruh Eropa dan 300 unit tambahan di Inggris hingga akhir tahun.
Denza Z9 GT yang digunakan dalam ekspedisi ini adalah varian listrik murni dengan tiga motor listrik — satu di depan dan dua di belakang. Total tenaga mencapai 1.140 hp atau setara 850 kW, membuat SUV GT ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam dalam 2,7 detik.
Baterai Blade 122,49 kWh menjadi sumber energi utama. Dalam siklus pengujian CLTC, jarak tempuh mencapai 1.036 km, sementara WLTP yang lebih realistis mencatat angka 599 km. Di dalam kabin, terdapat layar sentuh floating 17,3 inci, dua layar 13,2 inci untuk pengemudi dan penumpang, serta head-up display augmented reality 50 inci.
BYD membuka pemesanan Denza Z9 GT di Eropa sejak April 2025 dengan harga mulai €115.000 atau sekitar Rp 1,84 miliar (kurs estimasi Rp 16.000 per euro) termasuk pajak. Pasar awal meliputi Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris. Perusahaan menargetkan ekspansi ke 30 negara pada akhir 2026.
Selain varian listrik murni, Denza juga menyediakan opsi plug-in hybrid (PHEV) berbasis platform e3 yang sama. Ekspedisi Marco Polo Drive sendiri bukan yang pertama bagi BYD — sebelumnya perusahaan menuntaskan perjalanan sejauh 2.700 mil di China menggunakan Song Ultra EV dengan teknologi baterai dan pengisian daya serupa.